Liputan Khusus
Bertahun-tahun Jesyka Bertahan Hidup dengan Obat-obatan
Tondano Sulutlink. Di saat anak-anak sebayanya tengah menkmati cerianya masa kanak-kanak,Jesyka Lumintang gadis cilik berusia delapan tahun, warga Kelurahan Sasaran Kecamatan Tondano Utara ini, hanya bisa tergolek lemah di dalam kamar, dengan tubuh ringkih, yang sesekali mengejang, karena sakit yang dideritanya.
Ia tak mampu berbuat apa-apa tanpa bantuan orang lain. Hidupnya sangat tergantung obat-obatan yang terkadang membuat orang tuanya harus meminjam uang kesana-kemari untuk membeli obat.
KondisiJesyka tak terihat seperti anak berusia delapan taun. Anak kedua dari dua bersaudara ini, hanya memiliki berat badan 12 kilogram saja.Pertumbuhan tubuhnya, terhambat oleh penyakit yang dideritanya.
Kemiskinan membuat Tonny Lumintang dan Linda Ogotan orang tua Jesyka,yang hanya memiliki pekerjaan serabutan, tak mampu mengupayakan pengobatan yang layak bagi buah hati mereka.
Untuk tinggalpun mereka hanya meminjam tanah milik warga yang berbaik hati dengan kehidupan mereka,untuk dipinjamkan dan mereka pun membangun gubuk sebagai tempat tinggal mereka.Linda Ogotan, ibunda Jesyka menuturkan kalau penyaki yang diderita Jesyka bermula dari panas tinggi dan kejang-kejang yang dialami Jesyka sejak berusia tiga hari, dan berulang saat Jesyka berusia lima bulan. Meski demikian mereka baru menyadari ada yang tidak beres dengan pertumbuhan Jesyka, saat usianya memasuki dua tahun.
Upaya pengobatan, terus dilakukan keluarga, meski dengan kndisi keuangan yang sangat minim. Terkadang Linda mengaku, terkadang meminjam uang tetangga atau keluarganya, untuk membeli obat bagi Jesyka.Jika sehari saja Jesyka tidak meminum obatnya, maka penyakit kejang-kejangnya akan kambuh lagi.Seharusnya, Jesyka menjalani terapi paling tidak seminggu tiga kali, namun orang tua Jesyka tak mampu membayar biaya terapi,sebesar tiga puluh lima ribu rupiah, sekali terapi.
Awalnya mereka mendapat fasilitas jaminan kesehatan untuk warga miskin, dari pemerinta setempat. Namun belakangan fasilitas itu tidak lagi berlaku karena mereka pindah ke daerah lain.Meski demikian Pemerintah Kabupaten Minahasa, melalui Dinas Sosial, memberikan bantuan berupa krsi rodan dan tengah mengupayakan fasilitas Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin untuk pengobatan Jesyka.***Fransiska Rumbajan/Sulutlink